Pages

Selasa, 27 September 2016

Suasana Sungai Menuju Curug Cikaso

Oleh : Siti Maysaroh ( Mamay )


Cikaso merupakan air terjun  cantik nan indah di Sukabumi. Untuk mencapai air terjun, kalian bisa berjalan kaki atau menyusuri sungai dengan perahu. Selain pantai-pantainya yang menarik, Sukabumi juga punya salah satu destinasi wisata terfavorit, yaitu Curug Cikaso yang terletak di selatan Kabupaten Sukabumi. Curug Cikaso juga dikenal sebagai Curug Luhur. Tetapi nama Curug Cikaso lebih dikenal masyarakat, karena aliran airnya berasal dari anak Sungai Cikaso.


Saya dan teman-teman memutuskan untuk pergi ke Curug Cikaso, dengan menggunakan motor dan pergi bersama beberapa orang. Setelah menempuh perjalanan sekitar kurang lebih 3 jam dari Pantai Ujung Genteng dan sampai pada tempat tujuan yaitu Curug Cikaso.
Tarifnya hanya Rp 3.000 untuk masuk ke kawasan air terjun ini. Setelah sampai saya diberikan pilihan, mau jalan kaki melewati persawahan sepanjang 300 meter atau menumpang perahu untuk menuju ke lokasi curug.

Sebenarnya, saya lebih tertarik jalan kaki untuk masuk ke dalam lokasi. Tapi karena melihat beberapa faktor yang tidak memungkinkan untuk berjalan kaki, akhirnya saya dan teman-teman pun naik perahu. Saya naik perahu ke Curug Cikaso. Cukup menumpangi satu perahu seharga Rp 60000 yang kapasitasnya kurang lebih 10 orang. Saya  pun diantar dan tiba di lokasi dengan baik. Tak lebih dari lima menit kemudian, terlihatlah curug yang indah sekali!
 
Saya tidak menyesal datang ke Cikaso. Saya selalu senang jika berhadapan dengan alam. Apalagi pemandangan alam yang hijau dan bernuansa air. Setelah sampai di sana, saya langsung mendekat ke arah aliran airnya. Terkena percikan air melayang-layang, saya pun basah. Makin lama percikan air yang melayang makin besar. Airnya makin deras dan anginnya makin kencang. Akhirnya, sedetik kemudian hujan pun turun cukup deras. Sayang banget, padahal kita belum puas menikmatinya.
 
Sambil menunggu hujan, saya dan teman-teman semua berteduh di salah satu pondok di pinggir curug sambil makan bersama. Setelah hujan berhenti, saya pun mendekati curug dan kembali menikmatinya. Hari itu pengunjung yang datang tidak terlalu ramai. Karena bukan hari libur, jadi sangat diuntungkan. Datanglah di saat hari biasa! Karena jika ramai, Anda sepertinya akan kecewa. 
 
Oh iya, ada satu yang menurut saya unik di tempat ini. Unik karena saya belum pernah lihat sebelumnya. Pada saat diantarkan dengan perahu ke Curug Cikaso, saya melewati perbatasan sungai yang airnya punya dua warna. Pertama kita melewati sungai yang warnanya kuning kecokelatan, setelah itu sungainya berwarna hijau. Dan yang bikin saya bersemangat adalah, ada batas yang membelah antara air kuning kecokelatan dan air hijau. Menarik, bukan?

 

Sungai Dua Warna
Curug Cikaso - Sukabumi


Cara Mencegah Penyakit Tifus

Oleh : Siti Maysaroh


Penyakit tifus adalah demam tifoid akibat infeksi bakteri salmonella syphi. Penyakit yang dapat menyerang siapa pun, biasanya sering terjadi pada anak-anak, tidak menutup kemungkinan pada orang dewasa bisa saja terjadi dan membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan tepat.
Menurut dr. Dhining Novika, penyakit tifus memiliki gejala yang dirasakan oleh penderita Tifus salah satunya adalah demam, demam bisa dialami pada saat tubuh telah terinfeksi oleh bakteri yang sudah memasuki tubuh. Ada beberapa cara untuk mencegah penyakit tifus menurut dr Dhining Novika dapat dilakukan : 

a.  1. Menjaga kebersihan tubuh
Tubuh yang biasanya dijaga tidak hanya untuk kulit bagus saja, tetapi juga akan terhindar dari bakteri dan kuman yang akan menempel pada kulit yang menyebabkan banyak penyakit. penyakit tifus bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan pada tubuh, tertama pada bagian tangan yang sering sekali terkena bakteri dan kuman.
2. Kurangi makanan mentah
Bakteri pada makanan mentah lebih banyak dibandingkan dengan makanan matang oleh sebab itu makanan mentah tidak dianjurkan agar bakteri tidak masuk ke dalam tubuh .
3. Menjaga kebersihan makanan
Bukan hanya tubuh saja yang harus dijaga tetapi makanan yang masuk ke dalam tubuh harus diperhatikan. Jika mengolah makanan sebaiknya mencuci tangan terlebih dahulu agar tidak ada bakteri yang menempel pada makanan, karena ini salah satu penyebab penyakit tifus.
Tifus dapat membahayakan apabila tidak ditangani dengan baik dan tepat. Semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat karena mencegah lebih baik dari pada mengobati, Oleh sebab itu hindari penyakit tifus selagi Anda sehat dengan mencegahnya.




Sabtu, 17 September 2016

Andai Aku Jurnalis Perjalanan (Travel Journalism) Televisi


Hay teman-teman. Sudah beberapa tahun belakangan ini aku tidak membuat tulisan dalam blog. Akhirnya aku kembali lagi untuk menulis diblog ini. Akan kutulis seputar jurnalistik dan mengapa aku memilih jurnalistik??
 
Jurnalistik adalah segala bentuk yang membuat berita dan ulasan mengenai berita agar sampai pada kelompok pemerhati, menurut Fraser Brond dalam bukunya “An introduction to Journalism”.

Pada saat kecil aku tak pernah menyangka akan memasuki dunia perkuliahan dengan jurusan yang aku pilih sekarang yaitu jurnalistik, menurutku jurnalis ini menyenangkan karena tak harus bekerja dikantor, seorang jurnalis bisa menjadi pekerja lapangan bahkan dapat keliling dunia hingga negara manapun akan dijelajahi untuk tugas seorang jurnalis seperti ini. 

Usiaku 20 tahun,dan masuk jurusan jurnalistik disalah satu perguruan tinggi negeri, aku berharap profesi ini dapat aku jalani sungguh-sungguh. Dengan seperti ini aku dapat menyalurkan hobi sekaligus profesiku, pasti aku tidak hanya membanggakan diriku sendiri tapi kedua orang tuaku juga bangga. 

Andai aku menjadi travel jurnalis televisi yang melaporkan tentang wisata alam Indonesia layaknya traveler dunia terkenal, ibarat pepatah sambil menyelam minum air, pepatah yang pantas untuk aku karena aku memang hobi travelling dan aku suka jurnalistik alangkah lebih baik keduanya aku tekuni yaitu menjadi seorang travel jurnalis ditelevisi. 

Kenapa travel jurnalis televisi ? Yaaaa……. Karena selain jalan-jalan gratis akan mendapat ilmu serta pengalaman, dan tetap eksis ditelevisi, pasti terkenal sampai belahan dunia yang melihat tayangan program travel jurnalis aku ditv. 

Untuk saat ini akan kutekuni dengan sungguh-sungguh hobi dan jurusan yang aku pilih sekarang karena setiap yang sudah ditentukan oleh Tuhan, Insyallah yang terbaik untuk hambanya. Never giveup !! Segala sesuatu memang tak ada yang instan dan harus terus berusaha.